Cara mengeluarkan batu ginjal di saluran kemih perlu disesuaikan dengan ukuran batu dan kondisi pasien. Cara tersebut dapat dilakukan dengan upaya sederhana maupun dengan penanganan medis dari dokter. Dengan begitu, keluhan sakit saat buang air kecil akibat batu ginjal dapat teratasi. 

Batu ginjal terbentuk dari endapan mineral, seperti kalsium, oksalat, dan asam urat, di dalam ginjal. Ketika terbentuk di ginjal, batu akan mengalir ke saluran kemih dan menimbulkan iritasi atau luka. Hal ini bisa menimbulkan rasa nyeri, terutama saat buang air kecil.

5 Cara Mengeluarkan Batu Ginjal di Saluran Kemih yang Aman dan Efektif - Alodokter

Selain itu, batu ginjal juga bisa menimbulkan keluhan lain berupa nyeri di pinggang atau punggung bawah dan adanya darah pada urine. Batu ginjal yang ukurannya kecil bahkan bisa keluar bersama urine. 

Oleh karena itu, cara mengeluarkan batu ginjal di saluran kemih perlu dilakukan. Hal ini berguna agar batu ginjal dapat hilang secara maksimal sehingga keluhan yang ditimbulkan dapat teratasi. 

Cara Mengeluarkan Batu Ginjal di Saluran Kemih

Berikut ini adalah beberapa cara mengeluarkan batu ginjal di saluran kemih:

1. Minum air putih yang cukup

Cara mengeluarkan batu ginjal di saluran kemih yang paling sederhana di rumah adalah memperbanyak minum air putih, minimal 8 gelas per hari. Upaya ini dapat dilakukan bila batu ginjal berukuran kecil atau sekitar kurang dari 5 milimeter. Dengan begitu, batu ginjal akan keluar sendiri bersama urine. 

Selain itu, minum air putih sekitar 8–10 gelas per hari juga bermanfaat untuk menjaga urine tetap encer dan mencegah terjadinya pembentukan batu ginjal berikutnya. 

2. Konsumsi obat-obatan dari dokter

Batu ginjal bisa diatasi dengan pengobatan dari dokter. Untuk mengeluarkan batu ginjal di saluran kemih, dokter dapat meresepkan obat penghambat alfa. Obat ini bekerja dengan cara mengendurkan otot-otot di saluran kemih sehingga batu ginjal dapat keluar lebih cepat dan mudah. 

Dokter juga mungkin akan meresepkan diuretik untuk mengeluarkan batu ginjal di kantung kemih. Obat ini mampu merangsang tubuh untuk lebih sering buang air kecil, sehingga batu ginjal berukuran kecil akan ikut keluar bersama urine. Obat ini juga bisa membuat urine jadi lebih encer, sehingga mineral penyebab batu ginjal lebih susah mengendap.

Untuk meredakan nyeri akibat batu ginjal di saluran kemih, dokter juga bisa memberikan obat-obatan antinyeri, seperti paracetamol, ibuprofen, atau ketorolac.  

3. Jalani prosedur ESWL

Bila cara-cara sebelumnya belum juga efektif mengeluarkan batu ginjal, Anda bisa menjalani prosedur ESWL. Metode noninvasif atau nonbedah ini dilakukan menggunakan gelombang kejut untuk menghancurkan batu ginjal berdiameter kurang dari 2 cm. 

Metode ini dinilai lebih unggul dan efektif karena minim luka sayatan dan proses pemulihannya lebih cepat. Biasanya, pasien akan dianjurkan untuk memperbanyak minum air putih setelah menjalani prosedur ini agar frekuensi buang air kecil meningkat dan pecahan batu ginjal dapat ikut keluar bersama urine.

4. Jalani prosedur ureteroskopi

Cara mengeluarkan batu ginjal di saluran kemih berikutnya adalah dengan menjalani prosedur ureteroskopi. Prosedur ini bermanfaat untuk mengeluarkan batu ginjal menggunakan alat berupa selang berkamera (utereskop). Sebelum melakukannya, dokter akan memberikan bius terlebih dahulu ke pasien. 

Prosedur ini cukup efektif mengeluarkan batu ginjal berukuran kecil maupun besar. Bila ukuran batu cukup besar, dokter biasanya akan melakukan prosedur laser atau ESWL terlebih dahulu guna memecah batu menjadi lebih kecil sehingga mudah untuk diangkat. 

5. Percutaneous nephrolithotomy (PCNL) atau nephrolithotripsy

Percutaneous nephrolithotomy (PCNL) atau nephrolithotripsy bisa menjadi pilihan yang tepat bila beberapa prosedur sebelumnya tidak berhasil atau ukuran batu ginjal terlalu besar. Prosedur ini menggunakan alat berupa selang berkamera (nefroskop) yang dimasukkan ke tubuh pasien melalui sayatan kecil di bagian pinggang. 

Selain itu, prosedur ini biasanya dilakukan dengan 2 cara. Cara pertama, mengeluarkan batu ginjal secara utuh melalui tabung yang dimasukkan bersama nefroskop. Cara kedua, batu ginjal dipecah terlebih dahulu menggunakan laser atau gelombang suara kemudian dikeluarkan. 

Itulah beberapa cara mengeluarkan batu ginjal di saluran kemih yang bisa dilakukan sesuai ukuran dan kondisi pasien. Selain itu, Anda juga dianjurkan untuk selalu menerapkan pola hidup sehat, mulai dengan minum air putih setidaknya 8 gelas per hari, batasi konsumsi makanan tinggi natrium dan purin, serta batasi konsumsi minuman bersoda dan beralkohol.

Penanganan batu ginjal dengan beberapa prosedur di atas umumnya relatif aman dilakukan dan efektif untuk mengeluarkan batu ginjal di saluran kemih. Meski begitu, tindakan operasi untuk mengeluarkan batu ginjal juga bisa menimbulkan risiko tertentu, seperti infeksi di saluran kemih. Hal tersebut tergolong jarang terjadi.  

Bila Anda mengalami keluhan yang mengarah pada gangguan pada ginjal, termasuk akibat batu ginjal dan berencana ingin melakukan berbagai cara mengeluarkan batu ginjal di saluran kemih, jangan ragu untuk mengonsultasikan keluhan tersebut ke dokter, ya. Konsultasi dapat dilakukan secara cepat dan praktis melalui Chat Bersama Dokter.

Dengan begitu, dokter dapat memastikan penyebab keluhan serta memberikan penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda. Selain itu, biasanya dokter juga akan menyarankan pasien untuk melakukan pemeriksaan penunjang terlebih dahulu agar hasil diagnosanya lebih akurat.