Tidak hanya terasa nikmat di lidah, buah duku juga memiliki berbagai manfaat kesehatan yang melimpah lho. Manfaat buah duku tersebut berasal dari kandungan nutrisi yang diketahui mampu memperkuat sistem imun, menambah energi, sampai menunda penuaan.

Duku atau Lansium domesticum merupakan salah satu buah tropis yang banyak ditemukan di berbagai negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Buah ini memiliki tekstur daging yang kenyal dan rasa manis yang menyegarkan meski bijinya pahit. 

7 Manfaat Buah Duku Beserta Kandungan Nutrisinya - Alodokter

Di balik rasanya yang unik, buah duku kaya akan nutrisi yang baik untuk tubuh. Hal inilah yang menjadikan manfaat buah duku bagi kesehatan begitu beragam. Buah duku kaya akan kandungan kalium yang lebih besar daripada pisang ambon. 

Kandungan kalium ini dapat menguatkan tulang dan gigi serta menunjang fungsi jantung untuk memompa darah. Selain kalium, buah duku juga mengandung berbagai nutrisi lain, seperti protein, karbohidrat, serat, kalsium, dan zat besi.

Beragam Manfaat Buah Duku

Berkat kandungan nutrisinya, buah duku dapat menghadirkan beragam manfaat kesehatan berikut ini: 

1. Menambah energi

Buah duku mengandung karbohidrat, protein, dan serat. Ketiga nutrisi ini mampu menambah energi tubuh lho. Selain itu, agar tubuh lebih berenergi, kamu dianjurkan untuk mengonsumsi makanan sehat lainnya dan aneka protein ya.

2. Mengontrol kenaikan berat badan

Mengonsumsi buah duku bersama aneka buah lainnya yang tinggi serat, seperti pir, alpukat, stroberi, apel, dan pisang, memiliki peran penting dalam mengontrol nafsu makan agar tidak berlebihan. 

Dengan nafsu makan yang terkontrol dan perut kenyang lebih lama, keinginan kamu untuk ngemil makanan tidak sehat pun akan berkurang. Nah, hal ini bermanfaat untuk mengontrol kenaikan berat badan lho.

3. Mencegah hipertensi

Manfaat buah duku untuk kesehatan selanjutnya adalah mencegah hipertensi. Manfaat ini berasal dari kandungan kalium di dalam buah duku yang cukup melimpah. 

Di dalam tubuh, kalium dapat menyeimbangkan kadar garam di dalam tubuh dan mengontrol tekanan darah agar tetap normal.

4. Mengontrol diabetes tipe 2

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kandungan dalam kulit buah duku dapat menghambat α-glukosidase, yaitu enzim yang memecah karbohidrat menjadi gula. Hal ini membuat kadar gula darah penderita diabetes tipe 2 tidak langsung meningkat usai makan. 

Namun, penelitian ini baru dilakukan terhadap hewan sehingga diperlukan riset lebih lanjut untuk memastikan manfaatnya pada manusia.

5. Memperlambat proses penuaan kulit

Penelitian mengungkapkan bahwa ekstrak daging dan kulit buah duku bisa digunakan sebagai bahan kosmetik. Manfaat ini berasal dari kandungan zat antiaging di dalamnya, yang membantu pembentukan kolagen dan menjaga elastisitas kulit. 

Oleh karena itu, buah duku dapat mencegah munculnya tanda-tanda penuaan, seperti keriput, garis halus, dan bintik hitam. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat ini.

6. Memperkuat imunitas tubuh

Buah duku mengandung vitamin C dan zinc yang diketahui sangat baik untuk memperkuat imunitas tubuh nih. Dengan imunitas tubuh yang kuat, kuman penyakit pun tidak akan mudah masuk ke dalam tubuh sehingga kamu tidak rentan sakit.

7. Mencegah kanker

Sebuah studi mengungkapkan bahwa kulit dan biji buah duku banyak mengandung zat yang bersifat antioksidan, seperti fenol dan flavonoid. Antioksidan ini dapat mencegah kerusakan sel dan mengontrol pertumbuhan sel yang baik, sehingga dinilai mampu mencegah kanker. 

Meski begitu, karena antioksidan lebih banyak terkandung pada kulit dan biji buah duku, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui teknik pengolahan yang tepat untuk memaksimalkan manfaat ini.

Itulah manfaat buah duku untuk kesehatan yang mungkin masih jarang diketahui. Selain dagingnya, biji dan daun duku juga bisa dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk mengatasi demam dan infeksi bakteri lho.

Apabila kamu ingin mengambil manfaat buah duku atau olahannya untuk mengatasi penyakit tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu melalui Chat Bersama Dokter, terlebih jika kamu sedang hamil atau sedang mengonsumsi obat-obatan medis secara rutin ya.