Cara menghilangkan nyeri otot paha bisa dimulai dari cara-cara sederhana yang bisa dilakukan sendiri di rumah, seperti mengompres paha dengan es sampai mengonsumsi obat antinyeri. Meskipun tergolong mudah dilakukan, cara tersebut efektif menghilangkan nyeri otot.
Nyeri otot paha biasanya muncul akibat terlalu sering melakukan gerakan berulang, misalnya naik turun tangga, kurangnya peregangan atau pemanasan sebelum berolahraga, terlalu lama berdiri atau berjalan, maupun cedera otot.
Jika tidak diatasi, nyeri di otot paha bisa mengganggu aktivitas karena terbatasnya ruang untuk bergerak. Oleh karena itu, dibutuhkan cara menghilangkan nyeri otot paha agar Anda bisa kembali beraktivitas dengan nyaman.
Berbagai Cara Menghilangkan Nyeri Otot Paha
Nyeri di paha biasanya dapat sembuh dalam beberapa hari. Namun, untuk mengurangi rasa tidak nyaman dan mempercepat penyembuhan, ada beberapa cara menghilangkan nyeri otot paha yang bisa Anda coba di rumah, di antaranya:
1. Mengompres paha dengan es
Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk meredakan rasa nyeri di otot paha adalah mengompres paha dengan es. Ini karena suhu dingin dari es dapat mengurangi pembengkakan dan peradangan pada otot. Dengan begitu, rasa nyeri di paha dan pegal di paha pun akan berkurang.
Anda bisa membungkus es batu dengan lap bersih atau handuk kemudian menempelkannya ke area paha yang terasa nyeri selama 15 menit. Agar mendapatkan hasil yang maksimal, ulangi cara ini setiap 3–4 jam sekali hingga nyeri mereda.
2. Berbaring dengan meninggikan posisi paha
Untuk mengurangi rasa nyeri di paha, Anda juga bisa berbaring dengan posisi paha sedikit dinaikkan. Caranya, tumpuklah beberapa bantal di bawah paha sampai posisi paha lebih tinggi sekitar 10–20 cm daripada dada dan pertahankan posisi ini selama 15 menit. Lakukan cara ini sebanyak 3–4 kali per hari.
Berbaring dalam posisi ini terbukti mampu melancarkan aliran darah dan mengurangi ketegangan otot, sehingga rasa nyeri di paha pun dapat teratasi.
3. Mandi air hangat
Mandi atau berendam dengan air hangat selama 15 menit juga bisa dijadikan sebagai salah satu cara menghilangkan nyeri otot paha. Pasalnya, air hangat dapat meningkatkan aliran darah dan membuat otot-otot di paha menjadi relaks, sehingga rasa nyeri pun mereda.
Selain berendam di air hangat, Anda juga bisa mengompres area paha yang sakit dengan kain bersih atau handuk yang telah direndam dengan air hangat. Anda bisa menyelinginya dengan menempelkan kompres dingin untuk memulihkan cedera otot paha.
4. Memijat paha yang nyeri
Melakukan pijatan lembut di bagian paha yang sakit selama beberapa menit juga dapat meningkatkan aliran darah dan melemaskan otot paha. Hasilnya, nyeri otot paha bisa berkurang dan cepat sembuh.
Sambil memijat paha yang sakit, Anda bisa mengoleskan losion atau minyak gosok yang dicampur dengan minyak atsiri, seperti minyak kayu putih atau minyak lavender. Minyak tersebut memiliki efek antiradang dan antinyeri sehingga bisa mengurangi rasa sakit di otot paha.
5. Melakukan peregangan ringan
Cara menghilangkan nyeri otot paha yang bisa Anda lakukan lainnya adalah dengan melakukan peregangan ringan. Cara ini efektif meningkatkan fleksibilitas otot-otot paha sekaligus melancarkan aliran darah sehingga mengurangi rasa nyeri.
Tidak hanya itu, melakukan peregangan ringan, baik sebelum maupun setelah beraktivitas, juga bisa mencegah nyeri muncul kembali.
Berikut ini adalah langkah-langkah untuk meregangkan otot-otot paha yang bisa Anda lakukan:
- Berdirilah sejauh 1 lengan dari tembok dengan kaki kanan diletakkan di belakang kaki kiri.
- Tekuk kaki kiri ke depan secara perlahan. Jaga agar kaki kanan tetap lurus dan telapak kaki kanan menapak ke lantai.
- Tahan posisi ini selama 30 detik kemudian lepaskan.
- Ganti dengan kaki kanan.
Anda bisa melakukan cara ini sebanyak 2–4 kali.
6. Mengoleskan krim atau koyo capsaicin
Rasa panas dari krim atau koyo yang mengandung capsaicin dapat mengalihkan rasa nyeri yang muncul di otot. Oleh karena itu, krim atau koyo yang bisa Anda beli secara bebas di apotek ini dapat menjadi salah satu cara menghilangkan nyeri otot paha yang efektif.
Namun, penggunaan krim capsaicin bisa menyebabkan alergi dan iritasi kulit pada sebagian orang. Sebelum Anda menggunakannya, oleskan terlebih dahulu sedikit krim capsaicin ke siku tangan untuk melihat apakah ada reaksi alergi yang muncul atau tidak.
Selain itu, jika ada luka terbuka pada kulit Anda, jangan sampai krim capsaicin mengenai luka tersebut. Luka terbuka yang terkena krim bisa menimbulkan rasa perih dan memperburuk luka.
7. Mengonsumsi obat antinyeri
Anda juga bisa mengonsumsi obat antinyeri, seperti paracetamol atau ibuprofen, untuk mengatasi rasa nyeri di otot paha. Obat-obatan tersebut bekerja dengan cara menghentikan sinyal sakit yang dikirimkan dari saraf ke otak, sehingga rasa nyeri yang dirasakan bisa hilang.
Meski dijual bebas, obat-obatan ini harus digunakan sesuai petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan, ya.
Nyeri di otot paha umumnya dapat hilang dengan berbagai perawatan di atas. Namun, agar paha nyeri tidak kembali diderita, Anda bisa mencegahnya dengan berolahraga setidaknya 150 menit dalam seminggu atau sekitar 30 menit per hari, menjaga berat badan ideal, serta mengonsumsi makanan bergizi.
Jika Anda sudah melakukan berbagai cara menghilangkan nyeri otot paha di atas tetapi keluhan tidak juga membaik selama lebih dari 6 minggu, terutama jika membuat Anda sulit berjalan atau beraktivitas, jangan tunda untuk berkonsultasi ke dokter dengan cepat tanpa perlu keluar rumah melalui Chat Bersama Dokter.