Ciri-ciri mau haid biasanya terjadi dalam 2 minggu hingga beberapa hari sebelum menstruasi. Ciri-ciri ini umumnya dikenali dengan mudah dan bersifat ringan. Namun, terkadang ada juga beberapa ciri yang sampai mengganggu aktivitas sehari-hari.

Haid atau menstruasi merupakan kondisi keluarnya darah dari vagina akibat luruhnya sel telur dan penebalan di dinding rahim yang normal terjadi pada semua wanita. Sebelum waktu menstruasi tiba, biasanya setiap wanita akan mengalami ciri-ciri mau haid atau premenstrual syndrome (PMS).

9 Ciri-Ciri Mau Haid yang Umum Terjadi - Alodokter

Meski begitu, gejala PMS yang akan dialami setiap wanita berbeda-beda. Bahkan, pada wanita yang sama, ciri-ciri mau haid pada siklus saat ini bisa berbeda dengan siklus sebelumnya.

Ciri-Ciri Mau Haid yang Perlu Diketahui

Berikut ini adalah ciri-ciri mau haid yang umum terjadi pada setiap wanita:

1. Muncul jerawat

Munculnya jerawat menjadi salah satu ciri-ciri mau haid yang sering terjadi. Kondisi ini disebabkan oleh meningkatnya hormon progesteron di dalam tubuh, sehingga memicu produksi sebum atau minyak alami yang berlebihan. Hal tersebut bisa menyumbat pori-pori kulit wajah dan menyebabkan munculnya jerawat.

2. Nyeri payudara

Ciri-ciri mau haid selanjutnya adalah nyeri payudara, bahkan bisa sampai membengkak. Kondisi ini juga disebabkan karena peningkatan kadar hormon progesteron. Meski kerap menimbulkan rasa tidak nyaman, nyeri payudara akan mereda ketika haid tiba atau setelah haid berakhir.

3. Perubahan suasana hati

Mood swings atau perubahaan suasana hati yang terjadi begitu cepat juga kerap dialami wanita menjelang menstruasi. Hal ini karena perubahan hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh akan membuat wanita menjadi sensitif, merasa sedih, cemas, dan mudah tersinggung. 

4. Perut kembung

Hormon progesteron yang meningkat menjelang haid juga memengaruhi saluran pencernaan dan memperlambat pergerakan usus. Kondisi ini akan menyebabkan perut kembung dan sembelit yang terasa tidak nyaman dan bahkan dapat mengganggu aktivitas.

5. Kram perut

Kram perut menjadi ciri-ciri mau haid lainnya yang juga sering terjadi. Kondisi ini terjadi akibat kontraksi rahim, baik sebelum maupun selama haid berlangsung. Kram perut biasanya terjadi 1–3 hari menjelang haid hingga 2–3 hari pertama menstruasi.

6. Nyeri punggung bagian bawah

Kram saat atau sebelum haid tidak hanya dirasakan di bagian perut, tetapi juga di punggung bagian bawah. Kondisi ini terjadi karena tubuh mengeluarkan hormon prostaglandin yang menyebabkan kontraksi pada otot punggung bagian bawah.

7. Peningkatan nafsu makan

Beberapa wanita cenderung mengalami ciri-ciri mau haid berupa nafsu makan yang meningkat. Anda mungkin ingin mengonsumsi makanan tertentu, seperti cokelat, makanan manis, maupun makanan yang dapat menaikkan gula darah dengan cepat, termasuk makanan cepat saji. Kondisi ini terjadi karena perubahan hormon sebelum atau selama haid.

8. Sakit kepala

Ciri mau haid lainnya yang sering dikeluhkan adalah sakit kepala. Kondisi ini terjadi karena menurunnya kadar hormon estrogen dan hormon serotonin di otak, sehingga memicu terjadinya sakit kepala.

9. Kelelahan

Saat tubuh merasa lelah tetapi tidak bisa tidur, bisa jadi itu adalah ciri-ciri mau haid. Tubuh lelah menjelang haid terjadi karena perubahan hormon yang memengaruhi pola tidur, sehingga Anda menjadi mudah merasa ngantuk dan kelelahan.

Berbagai ciri-ciri mau haid di atas biasanya akan berkurang saat haid berlangsung. Jika tubuh Anda mulai merasakan beberapa ciri-ciri seperti yang disebutkan di atas, Anda bisa mempersiapkan diri, misalnya dengan membawa pembalut di tas untuk berjaga-jaga, terutama saat akan ke luar rumah. 

Untuk menurunkan atau meredakan keluhan ciri-ciri haid, Anda bisa mengurangi konsumsi makanan tinggi garam, menghindari konsumsi alkohol, serta rutin berolahraga ringan. Konsumsi obat antinyeri juga bisa dilakukan bila ciri-ciri mau haid, seperti sakit kepala atau nyeri payudara, yang Anda rasakan cukup mengganggu.

Jika ciri-ciri mau haid yang Anda alami justru sampai mengganggu aktivitas sehari-hari dan terjadi selama lebih dari 3 siklus haid, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter. Konsultasi dapat dilakukan secara cepat dan praktis melalui Chat Bersama Dokter guna mendapatkan saran penanganan yang sesuai.