Ciri-ciri gigi sehat bisa dilihat dari warna, bentuk, dan kekuatan gigi untuk menggigit, mengoyak, dan mengunyah makanan. Mengetahui ciri-ciri ini sangat penting untuk mencegah terjadinya kerusakan gigi.
Gigi yang sehat merupakan tanda bahwa kesehatan tubuh secara menyeluruh terjaga dengan baik lho. Ini karena gigi dan mulut merupakan pintu utama masuknya kuman ke dalam organ-organ tubuh. Itu artinya, apabila gigi rusak dan kesehatan mulut tidak terjaga dengan baik, kuman penyebab penyakit sangat mudah masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan infeksi.
Ini Ciri-Ciri Gigi Sehat
Berikut ini adalah beragam ciri-ciri gigi sehat yang sangat penting kamu ketahui:
1. Berwarna putih atau putih kekuningan
Ciri-ciri gigi sehat yang pertama adalah gigi berwarna putih atau putih kekuningan. Warna ini berasal dari dentin gigi. Dentin gigi merupakan lapisan kedua (di bawah enamel) yang berfungsi untuk memberikan struktur dan kekuatan pada gigi, melindungi pulpa, serta menghantarkan sensitivitas rasa yang terhubung ke saraf gigi.
2. Bentuknya utuh
Gigi terbagi menjadi beberapa jenis, yakni gigi seri, gigi taring, gigi geraham depan dan gigi geraham belakang, serta masing-masing memiliki bentuk yang berbeda. Gigi yang sehat ditandai dari bentuk gigi yang utuh, yaitu tidak retak, tidak patah, dan juga tidak berlubang.
3. Tidak ada noda hitam di permukaan
Gigi yang sehat memiliki warna putih atau putih kekuningan tanpa adanya noda hitam di permukaannya. Noda hitam ini merupakan tanda bahwa gigi mengalami kerusakan yang disebabkan oleh penumpukan plak dan mengakibatkan gigi berlubang.
Apabila terdapat noda hitam di gigi, meski kecil seperti titik, kamu dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter gigi. Melalui pemeriksaan, dokter akan mengetahui penyebab munculnya noda hitam tersebut sehingga bisa memberikan penanganan yang sesuai.
Karena terkadang, noda hitam merupakan tanda kalau lapisan gigi yang dalam telah keropos dan berlubang.
4. Bebas dari plak
Gigi yang sehat memiliki permukaan licin jika disentuh dengan menggunakan lidah. Permukaan gigi yang licin dan normal menandakan kalau gigi terbebas dari plak. Plak adalah lapisan lengket yang terdapat di permukaan gigi. Lapisan ini terbentuk dari sisa makanan yang tidak dibersihkan dan menempel di lapisan terluar gigi.
Plak gigi yang dibiarkan dalam waktu lama bisa menjadi karang gigi. Lama-kelamaan, enamel atau pelindung gigi lapisan atas bisa terkikis dan semakin tipis, yang mengakibatkan gigi rentan rusak, rapuh, dan berlubang.
5. Kokoh dan tidak goyang
Ciri-ciri gigi sehat selanjutnya adalah gigi kokoh dan tidak goyang. Gigi goyang yang terjadi pada anak-anak merupakan hal yang umum. Hal ini karena gigi anak adalah gigi susu yang akan copot pada usia tertentu sebagai tanda bahwa gigi dewasanya akan segera tumbuh.
Namun, gigi dewasa (permanen) yang goyang menandakan gigi sedang mengalami gangguan, seperti adanya penyakit gusi, gigi mengalami cedera, atau memiliki kebiasaan menggeretakkan gigi ketika tidur (bruxism). Kondisi ini perlu mendapatkan pemeriksaan dan penanganan dokter gigi.
6. Tidak sakit saat digunakan
Ciri-ciri gigi sehat tidak akan sakit saat digunakan untuk mengoyak, menggigit, dan mengunyah makanan. Gigi yang sakit saat digunakan untuk makan bisa menjadi tanda bahwa gigi sedang tidak baik-baik saja. Rasa sakit yang dirasakan pun bisa bersifat ringan sampai berat.
Sakit gigi yang ringan dapat disebabkan oleh iritasi gusi sementara yang bisa sembuh dengan perawatan di rumah. Sementara itu, sakit gigi yang parah disebabkan oleh gigi berlubang atau infeksi dan perlu mendapatkan penanganan oleh dokter gigi.
Tips Menjaga Kesehatan Gigi
Mengetahui ciri-ciri gigi sehat sangat penting untuk mencegah terjadinya masalah gigi dan mulut, serta menjaga kesehatan secara menyeluruh, mengingat gigi yang rusak bisa mengundang infeksi penyakit di dalam tubuh.
Untuk menjaga kesehatan gigi, ada beragam cara yang perlu dilakukan setiap hari, yaitu:
- Sikat gigi 2 kali sehari
- Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride untuk melindungi enamel gigi
- Jangan lupa bersihkan lidah untuk mengurangi penyebab bau mulut
- Berkumur dengan obat kumur (mouthwash)
- Batasi konsumsi makanan atau minuman manis dan lengket karena sulit dibersihkan dan bisa merusak gigi
- Perbanyak konsumsi makanan sehat, seperti buah dan sayur
- Minum air putih yang cukup
- Hindari merokok, menggigit es batu, atau menggigit kuku karena bisa merusak gigi
- Rutin periksa ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali
Mengetahui ciri-ciri gigi sehat sangat penting agar kesehatan gigi dan mulut selalu terjaga dengan baik. Selain itu, gigi yang sehat tidak akan menimbulkan bau mulut, yang bisa mengurangi rasa percaya diri.
Apabila kamu memiliki masalah gigi, seperti gigi terasa ngilu ketika makan dan minum, terdapat lubang kecil pada gigi, atau gigi tampak goyang dan tidak kokoh lagi, segera lakukan pemeriksaan ke dokter gigi untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat ya.