Hidung bengkak tidak selalu disebabkan oleh kondisi serius dan bisa mengempis dengan upaya sederhana. Namun, hidung bengkak terkadang perlu diwaspadai bila makin besar atau disertai dengan gejala tertentu.
Hidung bengkak bisa terjadi di bagian luar atau dalam hidung. Keluhan ini biasanya terjadi beserta gejala lain, tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Gejala penyerta yang umum terjadi bisa meliputi rasa gatal, nyeri, atau kemerahan di hidung.
Pada kondisi ringan, hidung bengkak bisa mereda dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari atau minggu. Namun, Anda juga bisa melakukan beberapa upaya sederhana sebagai penanganan awal agar keluhan ini tidak makin memburuk dan segera mereda.
Hidung Bengkak dan Berbagai Penyebabnya
Berikut ini adalah beberapa penyebab hidung bengkak yang perlu diketahui:
1. Gigitan serangga
Hidung bengkak bisa terjadi karena gigitan serangga, seperti nyamuk, semut, bahkan lebah. Pembengkakan ini merupakan reaksi tubuh terhadap air liur atau sengatan serangga tersebut. Selain menimbulkan bengkak, gigitan serangga juga akan membuat hidung terasa nyeri dan gatal.
2. Cedera
Penyebab hidung bengkak selanjutnya adalah cedera atau benturan dengan benda keras. Kondisi ini dapat menyebabkan pembuluh darah di hidung pecah, sehingga darah akan berkumpul di bawah kulit. Selain menyebabkan bengkak, cedera di hidung juga bisa membuat hidung menjadi memar, nyeri, bahkan mimisan.
Selain itu, cedera akibat benturan keras tidak jarang menyebabkan patah tulang hidung. Kondisi ini umumnya ditandai dengan suara gemeretak saat hidung disentuh, memar, nyeri, bahkan kesulitan bernapas.
3. Rhinophyma
Rhinophyma merupakan kelainan kulit yang menyebabkan kulit hidung menebal. Kondisi ini membuat hidung tampak bengkak, bertekstur tidak rata, dan memerah. Meski belum diketahui pasti penyebabnya, kondisi ini umumnya lebih banyak terjadi pada penderita penyakit rosacea.
Untuk menangani hidung bengkak karena rhinophyma, dokter umumnya akan meresepkan obat-obatan, seperti obat antibiotik atau obat minum untuk jerawat, tergantung pada kondisi penderita.
4. Bisul di hidung
Penyebab hidung bengkak berikutnya adalah adanya bisul di hidung. Kondisi ini terjadi karena adanya infeksi bakteri yang menyebabkan peradangan di dalam hidung.
Infeksi dapat menimbulkan benjolan kecil berwarna kemerahan dan berisi nanah, yang bisa terus membesar. Alhasil, hidung terlihat bengkak dan terasa gatal atau nyeri. Ketika pecah, bisul bisa mengeluarkan banyak nanah.
5. Alergi
Alergi menjadi penyebab hidung bengkak yang cukup sering terjadi. Kondisi ini terjadi ketika tubuh melepaskan zat histamin saat terpapar zat pemicu alergi (alergen), sehingga menimbulkan reaksi, seperti bersin-bersin, gatal, pilek, dan hidung bengkak.
Umumnya, pemicu alergi ini beraneka ragam, mulai dari debu, serbuk sari, bulu kucing, produk kosmetik, sampai obat-obatan tertentu.
6. Jerawat
Jerawat di dalam maupun di luar hidung juga bisa menjadi penyebab hidung bengkak. Jerawat bisa timbul karena pori-pori kulit tersumbat oleh minyak berlebih atau sel kulit mat. Selain itu, kebiasaan menyentuh atau mengorek hidung dengan tangan yang kotor bisa memicu infeksi bakteri penyebab jerawat.
7. Polip
Penyebab hidung bengkak lainnya adalah polip. Kondisi ini terjadi karena adanya peradangan sehingga membuat jaringan lunak tumbuh di dalam rongga hidung. Meski belum diketahui pasti penyebabnya, reaksi alergi diduga menjadi pemicunya.
Pada kondisi tertentu, polip dapat menyebabkan kesulitan bernapas, sulit mencium bau, hidung meler, dan sakit kepala.
8. Efek samping operasi hidung
Prosedur kecantikan, seperti rhinoplasty, dapat menimbulkan komplikasi berupa pembengkakan di hidung. Pada dasarnya, hal ini merupakan respon alami tubuh selama proses pemulihan. Umumnya, pembengkakan terjadi karena adanya peningkatan aliran darah di area hidung yang dioperasi.
Seiring berjalannya waktu, bengkak akan mereda dengan sendirinya. Namun, bila bengkak tidak kunjung mereda dan disertai gejala lain, segera kembali ke dokter, ya.
Hidung Bengkak dan Penanganannya
Hidung bengkak dapat diatasi dengan beberapa cara, mulai dari upaya sederhana maupun penggunaan obat-obatan medis sesuai anjuran dokter. Agar hasilnya optimal, penanganan tersebut perlu disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya.
Berikut ini adalah beberapa upaya yang bisa Anda lakukan guna meredakan hidung bengkak:
- Kompres dingin hidung selama 10–15 menit guna mengurangi bengkak dan nyeri.
- Konsumsi obat antihistamin sesuai anjuran dari dokter.
- Konsumsi obat antinyeri, seperti paracetamol atau ibuprofen.
- Gunakan obat antibiotik guna membunuh kuman penyebab infeksi sesuai anjuran dokter.
- Hindari zat alergen atau hal yang dapat memicu alergi.
- Hindari kebiasaan sering mengorek hidung.
Bila hidung bengkak yang Anda alami makin membesar atau disertai gejala lain, seperti hidung tersumbat, keluar lendir berwarna hijau atau disertai darah, kesulitan bernapas, gangguan penciuman, atau bahkan sakit kepala, jangan tunda untuk mengonsultasikan keluhan tersebut ke dokter, ya.
Konsultasi dapat dilakukan secara cepat dan praktis melalui Chat Bersama Dokter. Dengan begitu, dokter dapat memastikan penyebab terjadinya hidung bengkak serta memberikan penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda.