Polidemisin adalah obat untuk meredakan mata merah, perih, berair, dan bengkak akibat infeksi bakteri. Obat sediaan salep dan tetes mata ini harus digunakan sesuai anjuran dokter agar dosisnya tepat.

Polidemisin mengandung polymyxin B sulfate, neomycin sulfate, dan dexamethasone. Perpaduan polymyxin B dan neomycin akan menghambat perkembangan bakteri penyebab infeksi, sedangkan dexamethasone akan meredakan keluhan sakit mata.

Polidemisin

Berkat cara kerjanya, Polidemisin dapat digunakan untuk mengobati infeksi bakteri pada mata, mulai dari konjungtivitis, blefaritis, sampai keratitis. Obat ini dapat meredakan keluhan dalam 2–5 hari dan relatif aman digunakan oleh anak-anak. 

Produk Polidemisin

Polidemisin hadir dalam dua varian, yaitu:

  • Polidemisin Eye Drops, dengan kandungan 6000 IU polymyxin B sulfate, 3,5 mg neomycin sulfate, dan 1 mg dexamethasone dalam tiap 1 ml
  • Polidemisin Salep, yang dalam tiap 1 gramnya terkandung 6000 IU polymyxin B sulfate, 3,5 mg neomycin sulfate, dan 1 mg dexamethasone

Apa Itu Polidemisin  

Bahan aktif Polymyxin B sulfate, neomycin sulfate, dan dexamethasone
Golongan  Obat resep
Kategori  Kombinasi antibiotik dan kortikosteroid ophthalmic
Manfaat Mengobati infeksi bakteri pada mata, seperti konjungtivitis bakterial atau blefaritis
Digunakan oleh Dewasa dan anak usia ≥2 tahun
Polidemisin untuk ibu hamil Kategori C:  Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.
Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Kecil kemungkinan obat ini menimbulkan efek samping pada janin. Namun, pastikan untuk berkonsultasi ke dokter sebelum menggunakan Polidemisin. Diskusikan bersama dokter terkait alternatif obat infeksi mata yang aman untuk ibu hamil.
Polidemisin untuk ibu menyusui Polidemisin dapat digunakan oleh ibu menyusui,selama mengikuti anjuran dosis dari dokter.
Bentuk obat Obat tetes dan salep mata

Peringatan sebelum Menggunakan Polidemisin 

Polidemisin harus digunakan sesuai saran dari dokter dan aturan pakai yang tertera pada kemasannya. Perhatikan hal-hal berikut sebelum menggunakan obat ini:

  • Beri tahu dokter mengenai riwayat alergi yang Anda miliki. Polidemisin tidak boleh digunakan oleh orang yang alergi terhadap polymyxin b sulfate, neomycin sulfate, maupun dexamethasone.
  • Pastikan untuk memberi tahu dokter jika keluhan pada mata disebabkan oleh infeksi jamur, herpes mata, atau cacar air. Polidemisin tidak boleh digunakan oleh orang dengan kondisi tersebut.
  • Informasikan kepada dokter jika pernah atau sedang menderita glaukoma atau katarak, serta bila baru saja menjalani operasi katarak.
  • Pastikan untuk memberi tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
  • Konsultasikan ke dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. Hal ini untuk menghindari interaksi obat yang tidak diinginkan.
  • Jangan langsung mengemudi atau melakukan aktivitas lain yang memerlukan kewaspadaan setelah menggunakan Polidemisin. Obat ini dapat menyebabkan pandangan kabur.
  • Segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping yang lebih serius setelah menggunakan Polidemisin.

Dosis dan Aturan Pakai Polidemisin  

Dosis dan aturan pakai Polidemisin ditentukan oleh dokter sesuai kondisi pasien. Secara umum, berikut dosis penggunaan Polidemisin:

Polidemisin Eye Drops

  • Dewasa & anak usia ≥2 tahun: 1–2 tetes, 4–6 kali sehari. 

Polidemisin Salep 

  • Dewasa & anak usia ≥2 tahun: 3–4 kali sehari. 

Cara Menggunakan Polidemisin dengan Benar 

Ikuti anjuran dokter dan bacalah aturan pakai yang tertera pada kemasan obat sebelum menggunakan Polidemisin. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter. 

Supaya hasil pengobatan maksimal, ikutilah cara menggunakan Polidemisin berikut ini:

  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum menggunakan Polidemisin. Lepaskan lensa kotak sebelum menggunakan obat ini. 
  • Untuk Polidemisin Eye Drops, kocok botol obat sebelum digunakan. Dongakkan kepala, kemudian tarik sedikit kelopak mata bagian bawah. Teteskan obat ke mata, lalu tutup mata sekitar 1 menit.
  • Bila menggunakan Polidemisin Salep, tarik sedikit kelopak mata bagian bawah. Tekan tube untuk mengoleskan obat langsung ke bagian dalam mata, kemudian tutup mata sekitar 1 menit. Jangan oleskan salep menggunakan jari.
  • Jika perlu menggunakan lensa kontak, beri jarak 15 menit setelah menggunakan Polidemisin. 
  • Apabila keluhan tidak kunjung reda atau justru memburuk setelah 2 hari menggunakan obat ini, hentikan pemakaian dan lakukan konsultasi online ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang cepat dan aman.
  • Jangan gunakan Poldemisin yang sudah lebih dari 28 hari setelah kemasannya dibuka.
  • Simpan Polidemisin di tempat bersuhu ruangan, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Polidemisin dengan Obat Lain 

Polymyxin B sulfate, neomycin sulfate, maupun dexamethasone yang terkandung dalam Polidemisin dapat menimbulkan efek interaksi bila digunakan bersama obat-obat tertentu. Interaksi yang mungkin terjadi meliputi:

  • Penurunan efektivitas Polidemisin bila digunakan bersama obat golongan OAINS sediaan salep atau tetes mata, seperti diclofenac tetes mata 
  • Peningkatan efek samping bila digunakan bersama ritonavir atau cobicistat

Untuk menghindari risiko terjadinya efek interaksi yang tidak diinginkan, konsultasikan ke dokter jika hendak menggunakan Polidemisin bersama obat, suplemen, atau produk herbal apa pun.

Efek Samping dan Bahaya Polidemisin 

Efek samping yang mungkin muncul setelah menggunakan Polidemisin antara lain:

  • Pandangan kabur
  • Mata gatal dan berair 
  • Lebih sensitif terhadap cahaya 
  • Sensasi hangat atau panas di mata

Jika efek samping tersebut tidak kunjung membaik, berkonsultasilah melalui Chat bersama Dokter dari rumah. Dokter akan memberikan saran dan pengobatan untuk mengatasi efek samping tersebut. 

Meski jarang, reaksi alergi atau efek samping yang serius seperti berikut juga dapat terjadi akibat pemakaian Polidemisin:

  • Ruam gatal, sesak napas, serta bengkak di wajah, mata, atau mulut
  • Nyeri mata berat, disertai sensasi terbakar 
  • Gangguan penglihatan

Bila hal tersebut terjadi, segeralah ke IGD rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis secepatnya.