Sanaflu Plus Batuk adalah obat untuk meringankan gejala flu, seperti bersin-bersin, demam, sakit kepala, hidung tersumbat, atau batuk tidak berdahak. Obat ini mengandung kombinasi bahan aktif paracetamol, phenylpropanolamine, serta dextromethorphan.
Kandungan paracetamol dalam Sanaflu Plus Batuk bekerja langsung pada pusat pengaturan rasa sakit dan suhu tubuh yang ada di otak. Sementara itu, phenylpropanolamine dapat melegakan pernapasan dengan cara mengurangi pembengkakan di rongga hidung.
Dilengkapi dengan dextromethorphan, obat ini juga mengurangi sinyal batuk dari otak sehingga batuk dapat mereda.
Produk Sanaflu Plus Batuk
Sanaflu Plus Batuk tersedia dalam 2 varian, yaitu:
- Sanaflu Plus Batuk kaplet, dengan kandungan 500 mg paracetamol, 15 mg dextromethorphan, dan 15 mg phenylpropanolamine.
- Sanaflu Plus Batuk sirop, yang mengandung 120 mg paracetamol, 7,5 mg dextromethorphan, dan 3,5 mg phenylpropanolamine tiap 5 ml sirop.
Apa Itu Sanaflu Plus Batuk
Bahan aktif | Paracetamol, phenylpropanolamine, dan dextromethorpha |
Golongan | Obat bebas terbatas |
Kategori | Analgesik-antipiretik, dekongestan, antitusif |
Manfaat | Meredakan gejala flu dan batuk tidak berdahak |
Dikonsumsi oleh | Dewasa dan anak usia ≥6 tahun |
Sanaflu Plus Batuk untuk ibu hamil | Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. |
Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin. | |
Sanaflu Plus Batuk untuk ibu menyusui | Jangan mengonsumsi Sanaflu Plus Batuk tanpa seizin dokter jika Anda sedang menyusui. Konsultasikan dengan dokter terkait obat yang lebih aman, terutama apabila bayi lahir prematur atau usianya belum genap 1 bulan. |
Bentuk obat | Kaplet dan sirop |
Peringatan sebelum Menggunakan Sanaflu Plus Batuk
Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakan Sanaflu Plus Batuk, yaitu:
- Jangan mengonsumsi Sanaflu Plus Batuk jika Anda alergi terhadap paracetamol, phenylpropanolamine, atau dextromethorphan. Beri tahu dokter mengenai riwayat alergi yang Anda miliki.
- Informasikan kepada dokter jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit hati, depresi, penyakit ginjal, diabetes, penyakit jantung, hipertensi, glaukoma, pembesaran prostat, penyakit tiroid, atau aritmia.
- Sampaikan kepada dokter jika Anda pernah atau sedang menderita gangguan pernapasan, seperti asma, batuk dengan dahak yang banyak, batuk perokok, atau emfisema.
- Jangan memberikan Sanaflu Plus Batuk kepada orang usia di atas 60 tahun sebelum berkonsultasi dengan dokter.
- Beri tahu dokter jika Anda mengonsumsi minuman beralkohol setiap hari atau menderita kecanduan alkohol.
- Diskusikan dengan dokter mengenai penggunaan Sanaflu Plus Batuk jika Anda sedang menyusui, hamil, atau sedang merencanakan kehamilan.
- Informasikan kepada dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi terjadinya interaksi antarobat.
- Jangan langsung mengemudi atau melakukan aktivitas lain yang memerlukan kewaspadaan setelah mengonsumsi Sanaflu Plus Batuk. Obat ini dapat menyebabkan pusing.
- Segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah mengonsumsi Sanaflu Plus Batuk.
Dosis dan Aturan Pakai Sanaflu Plus Batuk
Berikut ini adalah dosis umum penggunaan Sanaflu Plus Batuk berdasarkan bentuk obat dan usia pasien:
Kaplet
- Dewasa: 1 kaplet, 3 kali sehari.
- Anak usia 6–12 tahun: ½ kaplet, 3 kali sehari.
Sirop
- Dewasa: 4 sendok takar (20 ml), 3–4 kali sehari.
- Anak usia 6–12 tahun: 2 sendok takar(10 ml), 3 kali sehari.
Cara Menggunakan Sanaflu Plus Batuk dengan Benar
Gunakan Sanaflu Plus Batuk sesuai aturan pakai yang terdapat pada kemasan atau anjuran dokter. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter.
Agar mendapat hasil pengobatan maksimal, pastikan untuk mengikuti cara penggunaan Sanaflu Plus Batuk yang benar di bawah ini:
- Konsumsilah Sanaflu Plus Batuk sebelum atau sesudah makan. Telan obat ini dengan bantuan air putih.
- Jika hendak mengonsumsi Sanaflu Plus Batuk sirop, kocok botol kemasannya terlebih dahulu. Gunakan sendok takar yang tersedia di dalam kemasan agar dosisnya tepat.
- Jika Anda lupa mengonsumsi Sanaflu Plus Batuk, segera minum obat ini begitu teringat. Namun, bila jeda waktu dengan dosis selanjutnya sudah dekat, abaikan dosis tersebut dan jangan menggandakan dosis selanjutnya.
- Konsultasikan dengan dokter jika keluhan tidak kunjung membaik meski telah 3 hari minum obat ini.
- Simpan Sanaflu Plus Batuk di tempat kering, sejuk, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
Interaksi Sanaflu Plus Batuk dengan Obat Lain
Interaksi yang bisa terjadi jika Sanaflu Plus Batuk digunakan bersama dengan obat-obat lain adalah:
- Peningkatan risiko terjadinya hipertensi yang berakibat fatal jika digunakan bersama bromocriptine
- Penurunan efektivitas obat antidiabetes, seperti glimepiride
- Peningkatan risiko terjadinya serotonin syndrome jika digunakan bersama antidepresan golongan SSRI atau trisiklik
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping pusing, kantuk, dan sulit berkonsentrasi jika digunakan dengan antihistamin atau pereda nyeri opioid
- Penurunan efektivitas Sanaflu Plus Batuk dalam menurunkan demam dan nyeri jika digunakan dengan cholestyramine
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping pada liver jika digunakan dengan isoniazid
- Penurunan efektivitas lamotrigine dalam mencegah kejang
Untuk mencegah terjadinya efek interaksi obat, diskusikan dengan dokter melalui fitur Chat Bersama Dokter jika Anda berencana menggunakan Sanaflu Plus Batuk bersama obat, suplemen, atau produk herbal apa pun.
Efek Samping dan Bahaya Sanaflu Plus Batuk
Mengingat Sanaflu Plus Batuk mengandung paracetamol, phenylpropanolamine, dan dextromethorphan, ada efek samping yang mungkin terjadi setelah mengonsumsi obat ini, antara lain:
- Kantuk
- Pusing
- Sakit kepala
- Mual atau muntah
- Gelisah
- Tremor
- Keringat berlebih
- Sulit tidur
Konsultasikan dengan dokter melalui chat jika efek samping di atas tidak kunjung membaik. Dokter dapat memberikan saran dan pengobatan untuk mengatasi keluhan tersebut.
Kandungan dalam Sanaflu Plus Batuk juga dapat menimbulkan reaksi alergi obat atau efek samping yang serius, seperti:
- Memar atau perdarahan yang tidak biasa
- Berat badan turun secara tiba-tiba
- Penyakit kuning
- Detak jantung cepat atau tidak teratur
- Kejang
- Napas pendek atau tersengal-sengal
- Halusinasi
Jika muncul efek samping tersebut, segeralah periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pertolongan medis secepatnya.